Pemilihan Guru Favorit di Sekolah

Pemilihan Guru Favorit di Sekolah

Kawan pakguru yang berbahagia...
Seringkali sekolah melaksanakan pemilihan guru favorit atau guru idola. Sebenarnya, apa sih guru favorit itu? dan mengapa pemilihan guru favorit perlu untuk diadakan?

Guru favorit adalah guru yang menjadi idola dari sebagian besar siswa-siswanya. Jadi yang dimaksudkan dengan guru favorit adalah guru favorit siswa, bukan favorit guru. Maka, kriteria dalam menetapkan guru favorit juga mutlak ditentukan oleh siswa. Pemilihan guru favorit sekolah diadakan melalui pemungutan suara. Bagi kawan pakguru yang menghendaki contoh kartu/surat yang digunakan untuk pemungutan suara guru favorit, bisa mendownload di sini.
Formulir Guru Favorit

Kriteria Guru Favorit
Kriteria siswa dalam memilih guru favorit akan berbeda-beda. Guru favorit saya mungkin akan berbeda dengan guru favorit anda, karena kriteria yang anda gunakan berbeda dari kriteria yang saya gunakan. Secara umum, seorang siswa akan memilih guru favoritnya berdasarkan beberapa kriteria berikut:

Pertama,  guru tersebut humoris dan ramah. Hampir sebagian besar siswa di sekolah pasti menyukai guru yang memiliki selera humor tinggi. Guru yang humoris dapat menciptakan suasana kelas yang menarik. Melalui joke-joke seorang guru memancing perhatian dan konsentrasi siswa agar tetap fokus mengikuti pembelajaran. Seorang guru yang kurang humoris, bahkan cenderung galak, akan membuat pembelajaran menjadi kaku dan menegangkan. Alih-alih siswa konsentrasi belajar, justru siswa akan merasa tertekan dan kurang nyaman. Akhirnya guru tersebut kurang difavoritkan oleh siswa.

Kedua, guru tersebut menguasai materi pelajaran dan pembelajaran. Guru yang menguasai materi pelajaran akan berdampak positif terhadap perkembangan siswa. Siswa juga akan merasa "puas" terhadap guru yang mampu membimbing mereka dalam menguasai mata pelajaran terkait. Sebaliknya guru yang kurang menguasai materi pelajaran pasti akan dipandang sebelah mata oleh siswanya. Bagaimana siswa akan menguasai pelajaran, jika gurunya saja tidak menguasainya?!

Ketiga, guru yang bersahabat. Hubungan yang nyaman dengan siswa akan menumbuhkan kecintaan dan kekaguman siswa terhadap gurunya. Guru yang baik dapat menempatkan diri menjadi sahabat bagi siswa-siswinya, dengan demikian guru dapat mengerti dan memahami posisi dan permasalahan yang dihadapi oleh siswa. Dengan memposisikan diri sebagai sahabat bagi siswa, besar kemungkinan guru juga akan menjadi tempat curhat siswa. Maka sudah barang tentu siswa akan mengidolakan guru yang seperti ini.

Keempat, guru favorit biasanya memiliki penampilan fisik yang menarik, baik karena wajah yang cantik/tampan, atau karena gaya berpakaian yang rapi. Bagi kebanyakan siswa, penampilan yang menarik merupakan kesan pertama. Kesan pertama ini lah yang akan senantiasa terbawa dalam pikiran siswa, bahkan hingga alam bawah sadar mereka. 

Terlepas bagaimana penilaian siswa terhadap guru, pemilihan guru favorit tidak selalu sama dengan pemilihan guru terbaik. Artinya, guru terfavorit tidak selalu merupakan guru yang terbaik. Penilaian guru favorit hanya berdasarkan suka atau tidak suka siswa. Meskipun begitu, guru yang difavoritkan oleh siswa memiliki potensi lebih besar untuk memberikan pengaruh positif bagi siswa dibanding dengan guru yang kurang difavoritkan.



No comments:

Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top